Home Berita Pilihan Organisasi Agama Kecam Tindakan Serangan Teror Gereja Sleman

Organisasi Agama Kecam Tindakan Serangan Teror Gereja Sleman

SHARE
Serangan teror terjadi di Gereja Santa Lidwina Sleman (foto: CNN Indonesia)
Serangan teror terjadi di Gereja Santa Lidwina Sleman (foto: CNN Indonesia)

Jakarta – Para aktivis dari organisasi-organisasi agama di Indonesia mengecam dan mengutuk serangan teror di Gereja Santa Lidwina, Bedog, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tindakan penyerangan tersebut melukai pastor dan jemaah Gereja Santa Lidwina pada Minggu (11/2), sekitar pukul 07.30 WIB.

Peristiwa yang diduga sebagai tindakan intoleransi itu melukai empat orang. Mereka menderita luka serius. Patung-patung di dalam gereja pun rusak.

“Tindakan penyerangan dan juga kekerasan bukanlah bagian dari ajaran agama dan keyakinan apapun. Islam mengecam tindakan kekerasan, apalagi jika hal tersebut dilakukan di dalam rumah-rumah ibadah,” kata Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), HA Helmi Faishal Zaini, dalam keterangan pers yang diterima CNNIndonesia.

Helmy bersama aktivis organisasi keagamaan lainnya mendesak polisi untuk segera mengusut tuntas tindakan kekerasan tersebut terutama apa motif yang melatarbelakangi penyerangan. Dia juga mengapresiasi aparat yang segera bertindak dan meringkus pelaku penyerangan.

Helmy juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Dia meminta masyarakat untuk mempercayakan proses hukum pada aparat penegak hukum.

Jeirry Sumampow selaku Juru Bicara Persatuan Gereja Indonesia (PGI) juga turut mengungkapkan hal serupa. Dia prihatin terhadap kejadian yang menimpa Gereja Santa Lidwina dan menyebut kejadian tersebut sebagai bentuk teror terhadap kehidupan beribadah di Indonesia. Sama seperti Helmy, dia meminta masyarakat khususnya umat Katolik untuk tidak terprovokasi serta menyerahkan proses penanganan kasus kepada pihak kepolisian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here