Home Peristiwa Bencana Alam 54 Rumah Rusak Akibat Tanah Bergerak di Sumedang

54 Rumah Rusak Akibat Tanah Bergerak di Sumedang

SHARE
Ilustrasi tanah bergerak (foto: http://penanggulangankrisis.kemkes.go.id)
Ilustrasi tanah bergerak (foto: http://penanggulangankrisis.kemkes.go.id)

Sumedang – Sebanyak sedikitnya 54 rumah rusak berat karena fenomena tanah bergerak di Dusun Cimanintin, Blok Babakan Sawah, Desa Simanintin, Kecamatan Jatinunggal, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat.

Fenomena ini juga menyebabkan 159 orang terpaksa mengungsi. Para warga mengungsi ke beberapa lokasi seperti Balai Desa Cimanintin, Pasar Desa Cimanintin, GOR Desa Cimanintin, dan tenda pengungsi di lapangan voli Desa Cimanintin. Beberapa orang harus mengungsi ke tempat saudara karena rumah mereka sudah rusak parah sampai 90%.

Fenomena tanah bergerak ini, menurut Pusat Pengendalian Operasional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD) disebabkan karena curah hujan tinggi terus-menerus selama kurang lebih dua hari. Sabtu (24/2) pukul 03.00 WIB tanah mulai bergeser.

“Karena hujan terus menurus hampir selama 12 jam, dua hari berturut-turut, sehingga tanahnya yang kondisinya memang labil terjadi pergerakan tanah. Sehingga dampakmya kepada rumah penduduk,” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumedang, Yedi, saat dihubungi CNNIndonesia.com (26/2).

Yedi mengatakan bahwa dapur umum telah dibuat untuk memenuji kebutuhan dasar para pengungsi. Bantuan logistik dari Dinas Sosial Kabupaten Sumedang juga sudah datang dan segera disalurkan kepada para pengungsi.

Fenomena tanah bergerak ini mengancam permukiman, peternakan, dan perkebunan warga. Sekitar 10 hektar lahan terdampak tanah bergerak dan mengalami pergeseran tanah hingga dua meter.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here