Home Berita Pilihan Polisi Tak Akan Jatuhkan Sanksi ke Sopir Perokok

Polisi Tak Akan Jatuhkan Sanksi ke Sopir Perokok

SHARE
Ilustrasi kemacetan (foto: communicatekaro)
Ilustrasi kemacetan (foto: communicatekaro)

Jakarta – Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, mengatakan bahwa pihaknya memperbolehkan pengendara untuk merokok dan mendengarkan musik. Namun, kegiatan tersebut boleh dilakukan asalkan tidak mengganggu pengguna jalan.

Argo menjelaskan bahwa merokok diperbolehkan saat terjadi kemacetan karena dapat berguna untuk menurunkan kadar stress. Dia juga mengimbau para perokok agar menjaga agar puntungnya tidak mengenai orang.

“Mendengarkan musik itu boleh, untuk menghilangkan stres. Kita tahu bahwa tingkat stres akibat kemacetan itu tinggi di Jakarta,” terang Argo, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (2/3), dilansir CNN Indonesia.

Namun, Argo kembali mengingatkan agar para pengendara tidak mendengarkan musik dengan volume terlalu keras.

Sementara itu, polisi akan menindak tegas pengendara yang mengoperasikan ponsel saat berkendara. Hal itu sangat berbahaya karena mengganggu fokus pengendara di jalan.

Argo juga menyampaikan bahwa Polri akan mengadakan Operasi Keselamatan Jaya 2018 selama 21 hari mulai tanggal 5 Maret sampai dengan 25 Maret 2018. Operasi ini mempunyai tujuan utama untuk mengedukasi para pengguna jalan yang melanggar peraturan lalu lintas serta meningkatkan kesadaran para pengguna jalan terhadap keamanan dan peraturan lalu lintas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here