Home Peristiwa Bencana Alam Bengawan Solo Banjir, Warga Bojonegoro Mengungsi ke Aula Kabupaten

Bengawan Solo Banjir, Warga Bojonegoro Mengungsi ke Aula Kabupaten

SHARE
Ilustrasi banjir
Ilustrasi banjir

Bojonegoro – Air sungai Bengawan Solo menguap dan menyebabkan banjir pada Selasa (13/3). Banjir merendam permukiman warga di Desa Ledokwetan, Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur.

Banjir sudah merendam pekarangan dan masuk ke rumah dengan rata-rata ketinggian 50 cm. Akibatnya, 113 penduduk harus mengungsi ke Aula Kabupaten Bojonegoro.

“Sebagian warga Desa Ledokwetan dan Kelurahan Ledokkulon memilih tetap bertahan di rumahnya,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Andik Sudjarwo, dilansir Tempo.

Pemerintah telah mengirim sejumlah tim kesehatan dan menyediakan dapur umum untuk pengungsi di Gedung Serbaguna Kabupaten Bojonegoro. Andik memperkirakan bahwa banjir akan segera surut karena ketinggian air Bengawan Solo sudah susut.

Data dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro menyebutkan ketinggian air di Karangnongko, Kecamatan Ngraho, sekitar 70 kilometer dari kota turun menjadi 28,37 meter pukul 21.00 WIB.

Sedangkan ketinggian air di Taman Bengawan Solo (TBS) mencapai 14,66 meter (siaga II-kuning), pukul 23.00 WIB. Pada hilirnya Babat, Laren, Karanggeneng dan Kuro, semuanya di Lamongan, masing-masing 8,5 meter (siaga III-merah), 5,51 meter (siaga III-merah), dan 4,57 meter (siaga II-kuning), serta 2,22 meter (siaga II-kuning).

Saat ini, Bojonegoro bagian barat sudah surut dari banjir. Akan tetapi, warga bagian timur harus tetap waspada. Sejumlah desa di Kecamatan Kanor dan Baureno belum melaporkan data banjir sebab diperkirakan ketinggian air tertinggi terjadi pada Rabu (14/3) besok.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here