Home Berita Pilihan Diduga Palsukan Ijazah, JR Saragih Akan Dipanggil Demokrat

Diduga Palsukan Ijazah, JR Saragih Akan Dipanggil Demokrat

SHARE
JR Saragih (foto: Kompas)
JR Saragih (foto: Kompas)

Jakarta – Partai Demokrat akan memanggil JR Saragih untuk mengetahui lebih lanjut permasalahan yang menjerat kadernya itu. Kadiv Hukum dan Advokasi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, mengatakan bahwa partainya masih mempelajari kasus yang menimpa JR Saragih dan ingin mengetahui dengan betul sehingga bisa mengambil kebijakan dengan tepat. Hal tersebut dinyatakan Ferdinand saat dihubungi di Jakarta, Minggu (18/3).

Sebelumnya, JR Saragih ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Sumatra Utara sekaligus tim Sentra Penegakan Hukum Terpadi (Gakkumdu) Sumut. Direktur Tindak Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Andi Rian, mengatakan bahwa JR Saragih diduga memalsukan tanda tangan Kadinas Pendidikan DKI Jakarta, Sopan Adrianto untuk legalisir foto kopi ijazah.

Pihak berwenang sudah memanggil JR Saragih untuk pemeriksaan di sentra Gakkumdu pekan lalu. Namun, yang bersangkutan tidak menghadiri pemeriksaan. Kader Partai Demokrat itu dikenakan Pasal 184 UU No. 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

Menurut Ferdinand, pihak partai menghormati proses hukum oleh penegak hukum. Akan tetapi, menurutnya, pihak Gakkumdu terlalu terburu-buru dalam menetapkan JR Saragih sebagai tersangka.

“Karena belum pernah memanggil dan meminta keterangan dari JR Saragih sebelumnya sebagai saksi atau terlapor,” kata dia, dilansir Tempo.

Di samping itu, Ferdinand juga mengabarkan bahwa DPP Partai Demokrat belum mengagendakan pemanggilan terhadap JR Saragih. Pihak partai ingin agar JR Saragih fokus untuk menghadapi pemeriksaan pada hari ini, Senin (19/3). Setelah pemeriksaan, jika dirasa pihak partai masih perlu tambahan keterangan, JR Saragih bisa saja dipanggil ke Jakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here