Home Berita Pilihan 112 Warga Indonesia Meninggal Dunia Akibat Miras Oplosan

112 Warga Indonesia Meninggal Dunia Akibat Miras Oplosan

SHARE
Ilustrasi Minuman Keras Oplosan
Ilustrasi Minuman Keras Oplosan

Bandung – Sebanyak 112 orang Indonesia meninggal dunia akibat menenggak minuman keras (miras) oplosan. Wakapolri RI, Komjen Syafrudin, mengungkapkan hal tersebut dalam rilis penangkapan SS pada Kamis (19/4).

SS ditangkap di tempat produksi miras oplosan yang juga merupakan kediamannya yaitu di Jalan Bypass RT 03 RW 08, Cicalengka Wetan, Kabupaten Bandung pada hari yang sama. Syafrudin lebih lanjut mengatakan bahwa jumlah korban jiwa terbanyak ada di wilayah Jawa Barat.

“Saya konsisten nyatakan ini tak hanya terjadi di Jabar, DKI, dan Kalimantan Selatan tapi juga terjadi di daerah lainnya,” kata Syafrudin, dilansir Kompas.

Berikut ini total korban meninggal akibat miras oplosan di Jawa Barat :

  1. Cicalengka, Kabupaten Bandung 45 orang
  2. Kota Bandung, 7 orang
  3. Kabupaten Sukabumi, 7 orang
  4. Kabupaten Cianjur, 2 orang
  5. Kabupaten Ciamis, 1 orang

Operasi Razia Miras Jelang Bulan Ramadan

Polri bekerja sama dengan pemerintah daerah melakukan operasi razia besar-besaran sebelum memasuki bulan Ramadan. Kasus peredaran miras oplosan ini telah menjadi perhatian publik dan memakan korban jiwa.

Syafrudin mengimbau kepada seluruh pemangku kepentingan antardepartemen, kementerian, dan lembaga untuk lebih serius menangani kasus miras oplosan.

“Karena untuk menyelesaikan dan menghentikan pasti tidak bisa hanya dilakukan oleh Polri karena ini menyangkut masalah-masalah regulasi dan masalah perizinan dan sebagainya.”

Polri tidak ingin masalah miras oplosan ini berlarut-larut sehingga mengajak semua jajaran, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya di setiap daerah agar melakukan razia besar-besaran di daerah masing-masing. Syafrudin berharap kasus miras oplosan dapat dihentikan melalui langkah yang sistematis dan progresif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here