Home Berita Pilihan Polisi Tahan 10 Narapidana Terorisme di Mako Brimob

Polisi Tahan 10 Narapidana Terorisme di Mako Brimob

SHARE
Mako Brimob Dijaga Ketat Polisi
Mako Brimob Dijaga Ketat Polisi

Jakarta – Sepuluh narapidana terorisme yang terlibat dalam insiden kerusuhan di Mako Brimob tetap ditahan di tempat tersebut dan tidak akan dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Kesepuluh narapidana terorisme ini diduga merupakan sisa narapidana terorisme yang sempat bertahan meski polisi telah memngeluarkan ultimatum pada Kamis (10/5) dini hari.

Dalam konferensi pers bersama Presiden RI Joko Widodo dan Menko Polhukam Wiranto di Istana Bogor, Wakapolri RI Komjen Syafruddin menyatakan bahwa sebanyak 145 narapidana dikirim ke Nusa Kambangan. Mereka ditahan lantaran polisi masih menyelidiki insiden tersebut.

Sebelumnya, polisi mengultimatum agar para napi yang telah 35 jam menyandera tiga blok di Mako Brimob menyerah sebelum fajar. Polisi pun berencana menyerbu Mako Brimob. Namun, rencana mereka batal. Kemudian, sebanyak 145 dari 155 tahanan keluar satu per satu tanpa syarat. Mereka meninggal semua senjata yang mereka rampas dari polisi.

Polisi terpaksa mensterilisasi lokasi dengan ledakan karena masih ada 10 narapidana yang melakukan perlawanan. Tidak ada korban jiwa dalam ledakan tersebut.

Kesepuluh narapidana terorisme dibawa ke LP Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, dengan menggunakan bus. Sembilan bus diketahui keluar dari Mako Brimob dengan kecepatan kencang usai insiden kerusuhan.

Saat ini, polisi masih melakukan olah TKP dan otopsi. Kronologi lengkap terkait insiden kerusuhan di Mako Brimob akan dirilis setelah pihak berwenang menyelesaikan dua proses tersbeut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here