Home Peristiwa Bencana Alam Banjir di Kendari, Pemerintah Kota Sudah Rencanakan Relokasi

Banjir di Kendari, Pemerintah Kota Sudah Rencanakan Relokasi

SHARE
Banjir Landa Kendari (foto: Kompas)
Banjir Landa Kendari (foto: Kompas)

Kendari – Banjir terjang Kelurahan Lepolepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, Senin (25/6). Banjir setinggi dua meter tersebut disebabkan karena wilayah bantaran Sungai Wanggu meluap.

Daerah bantaran kali tersebut memang sudah tiap tahun menjadi langganan banjir. Bahkan, sebenarnya, Pemerintah Kota Kendari sudah merencakan relokasi warga di sekitar Sungai Wanggu sejak lama.

Meskipun demikian, sebagian besar warga menolak direlokasi dengan alasan rumah mereka sudah permanen. Dalam insiden bencana banjir Senin ini, sebanyak 100 kepala keluarga harus dievakuasi ke tenda-tenda darurat karena rumah mereka terendam banjir.

Petugas dari Tim Tagana dan Basarnas Kendari mengevakuasi seorang warga yang terendam banjir dan sakit. Petugas juga harus membujuk seorang warga yang terlihat histeris setelah melihat rumahnya terendam banjir setinggi dua meter.

“Tadi pagi, air masuk dalam rumahku. Sudah setinggi satu meter, langsung saya selamatkan barang-barang berhargaku dan mengungsi di atas,” kata salah seorang warga Kelurahan Lepolepo, Wati, dilansir Kompas.

Petugas gabungan dari Basarnas, Tagana, dan Kepolisian mengevakuasi warga ke tenda-tenda pengungsian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir ini. Meskipun demikian, banjir menyebabkan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here