Home Berita Pilihan Dokumen Rahasia Negara Dibegal, Armedya Dewangga Lapor Polisi

Dokumen Rahasia Negara Dibegal, Armedya Dewangga Lapor Polisi

SHARE
Ilustrasi begal motor (foto: Solopos)
Ilustrasi begal motor (foto: Solopos)

Jakarta – Pembegalan kembali marak terjadi akhir-akhir ini di Jakarta. Tidak hanya rakyat biasa, pembantu Presiden Joko Widodo pun turut menambah daftar korban begal di Ibukota.

Tenaga Staf Ahli Muda Kedeputian III Bidang Kajian Pengelolaan dan Isu Ekonomi Strategis, Armedya Dewangga, masuk jebakan begal ketika tengah berkendara di Jalan Gajah Mada, Kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat, pada (8/6) lalu.

Saat sedang melintas sekitar Halte TransJakarta Glodok, para pelaku mengalihkan perhatian Armedya dengan cara menunjukkan bahwa ban mobilnya kempis. Armedya, saat itu sedang mengendarai mobil sendirian, turun dari mobil dan mengecek kondisi ban.

Komplotan begal yang terdiri dari empat orang mengendarai tiga sepeda motor langsung beraksi. Satu di antara pelaku tersebut diduga membuka pintu mobilnya sehingga keempat pelaku pembegalan berhasil menggasak barang-barang berharganya.

Akibat kejadian tersebut, Armedya kehilangan uang tunai senilai Rp3,3 juta, satu unit MacBook ME294, harddisk Seagate, dan harddisk Western Digital putih milik KSP.

“Jika ditotal, kerugian kira-kira mencapai Rp25 juta,” kata Armedya, dilansir Tempo.

Korban pun merasa resah karena laptop dan dua harddisk yang dibawa pembegal berisi dokumen negara bersifat rahasia. Dia pun langsung melapor ke Polsek Metro Tamansari dengan Laporan Polisi 1026/VI/2018/Sektor Tamansari usai ditinggal para pembegal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here