Home Peristiwa Bencana Alam Banjir Bandang di Jepang Tewaskan 88 Orang

Banjir Bandang di Jepang Tewaskan 88 Orang

SHARE
Banjir Bandang di Jepang (foto: Kompas)
Banjir Bandang di Jepang (foto: Kompas)

Osaka – Sebanyak 88 orang tewas dan lebih dari 50 orang hilang dalam bencana banjir bandang dan tanah longsor di Jepang bagian barat. Data tersebut dirilis pada Minggu (8/7) malam sebagimana dilaporkan oleh Japan Today. Banjir dan tanah longsor tersebut disebabkan karena hujan lebat.

Para penyelamat masih menjalankan operasi penyelamatan korban pada Senin (9/7). Banjir dan longsor susulan diperkirakan masih akan terjadi. Kerusakan juga diperkirakan akan bertambah. Banyak warga diduga masih berada di dalam rumah karena banjir memutus akses jalan.

Pemerintah telah mengeluarkan perintah evakuasi bagi 5,9 juta penduduk di 19 prefektur (provinsi). Sejak Minggu sore, 30.000 orang telah mengungsi.

Lebih dari 1.000 warga prefektur Okayama terjebak sementara di atap bangunan yang terendam. Sebelumnya, tiga tanggul di Sungai Oda rusak. Mereka diselamatkan oleh para penyelamat dengan menggunakan perahu dan helikopter.

Sepertiga luas wilayah distrik Mabi (sekitar 1.200 ha) terendam banjir. Seorang anggota tim penyelamat mengatakan kepada AFP bahwa sejauh ini tidak ada orang yang melambaikan tangan meminta pertolongan ketika dirinya bersama tim penyelamat menggunakan helikopter untuk evakuasi.

Akses beberapa wilayah yang terdampak banjir paling parah harus dipulihkan dengan truk pemompa air. Juru bicara badan penanggulangan bencana mengatakan bahwa tim penyelamat harus pergi dengan kapal karena banjir. Namun, air surut secara bertahap.

“Jika tingkat air menurun cukup rendah, mereka mungkin dapat mengakses daerah yang terdampak melalui jalur darat atau berjalan kaki,” katanya, dilansir Kompas.

Eiichi Tsuiki, seorang warga Kota Saka, memilih untuk bertahan di rumahnya. Ketika banjir naik, dia pindah ke lantai atas rumahnya.

Peternak tiram itu mengaku sudah tinggal di wilayah tersebut selama 40 tahun. Namun, dia belum pernah mengalami banjir bandang seperti ini sebelumnya.

Suhu tinggi diperkirakan akan terjadi pada Senin. Orang-orang yang terjebak di tempat pengungsian sederhana harus mewaspadai fenomena ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here