Home Berita Pilihan Satu Begal Ditembak Petugas Polres Jaksel

Satu Begal Ditembak Petugas Polres Jaksel

SHARE
Ilustrasi begal motor (foto: Solopos)
Ilustrasi begal motor (foto: Solopos)

Jakarta – Satu begal yang ditangkap di kawasan Jakarta Selatan terpaksa ditembak kakinya karena melawan petugas saat proses penangkapan. Dia bersama empat begal lainnya ditangkap pada Selasa (17/7) kemarin. Kelimanya diketahui telah melakukan pembegalan sebanyak 10 kali di kawasan Jaksel dan Depok.

Kelima pelaku berinisial IAF (20), RF (22), AS (20), JP (19), dan NF (16). IAF dan AS dibekuk di kawasaan Gandaria; RD dan JP ditangkap di Srengseng Sawah, kemudian NF diamankan di Jalan Kecapi, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Kapolres Metro Jaksel, Kombes Pol Indra Jafar, bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Satreskrim Polres Metro Jaksel yang telah berhasil mengungkap kasus begal. Kasus tersebut terjadi pada Kamis (3/5) lalu. Kelima tersangka berasal dari satu tongkrongan yaitu di Taman Mangga Pulo, Srengseng Sawah, Jagakarsa.

Modus kelima pembegal ini adalah dengan cara memepet pengendara motor kemudian merampoknya. Mereka memepet korban di jalanan dengan menggunakan tujuh sepeda motor. Setiap beraksi, mereka membawa senjata tajam berupa golok, parang, pisau, dan celurit untuk menakut-nakuti korban.

“Dari 10 lokasi belum ada korban luka. Tapi kami masih dalami lagi korban-korbannya siapa saja. Itu kan dari pengakuan mereka saja,” katanya, dilansir Berita Satu.

Modus para pembegal ini adalah melancarkan aksi pada dini hari menjelang subuh di tempat-tempat sepi. Mereka memilih korban secara acak. Sebelum dibegal, korban diintai, dibuntuti, baru kemudian dipepet di tempat sepi.

Atas perbuatan mereka, mereka terancam dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. Mereka diancam hukuman 12 tahun penjara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here