Home Berita Pilihan Pembaharuan Sistem, Penumpang KRL Harus Berburu Tiket Kertas

Pembaharuan Sistem, Penumpang KRL Harus Berburu Tiket Kertas

SHARE
Antrean Panjang Terjadi Akibat Pemeliharaan Sistem Karcis Elektronik (foto: A_Samuel_Y)
Antrean Panjang Terjadi Akibat Pemeliharaan Sistem Karcis Elektronik (foto: A_Samuel_Y)

Jakarta – Penumpang KRL Commuter Line harus membeli tiket kertas sebagai ganti tiket elektronik pada Senin (23/7). Hal ini disebabkan karena petugas baru memperbarui sistem pembelian tiket elektronik.

Antream penumpang untuk membeli tiket pun membludak. Pasalnya, pengguna kartu e-Money atau flash juga terpaksa harus ikut antre membeli tiket harian Rp3.000,00.

Beberapa stasiun seperti stasiun KRL di Bogor terlihat dipenuhi penumpang yang mengantre tiket. Sejak pukul 05.40 WIB, antrean tiket mengular hingga sepanjang 100 meter.

“Sebagai bentuk mitigasi jika proses pembaharuan masih membutuhkan waktu maka untuk kelancaran mobilitas pengguna KRL pada Senin 23 Juli 2018 transaksi tiket KRL akan menggunakan tiket kertas yang diberlakukan di 79 stasiun KRL dimulai dari perjalanan kereta pertama hingga kereta terakhir,” tutur Eva Chairunisa, VP Komunikasi Perusahaan PT KCI, melalui pesan singkatnya, Minggu (22/7), dilansir CNN Indonesia.

Suasana berbeda terjadi di Stasiun Cawang, Jakarta. Di stasiun tersebut, tidak ada antrean panjang. Pengguna commuter line mulai datang dan membeli tiket dari pukul 06.45 WIB.

“Normal, Mas. Dari pukul 06.00 WIB, tidak ada antrean sampai ke jalan,” kata salah satu petugas keamanan Stasiun Cawang, dilansir Kompas.

Pembaruan sistem dan pemeliharaan ini telah dilakukan sejak hari Sabtu (21/7). Pembaharuan dilakukan pada 79 stasiun yang dimulai dari perjalanan pertama kereta hingga akhir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here