Home Berita Pilihan GWK Akhirnya Diresmikan Setelah 28 Tahun Pembangunan

GWK Akhirnya Diresmikan Setelah 28 Tahun Pembangunan

SHARE
Patung Garuda Wisnu Kencana (foto: Kompas)
Patung Garuda Wisnu Kencana (foto: Kompas)

Denpasar – Perayaan syukur dengan tajuk Swadharma Ning Pertiwi akan digelar pada Sabtu (4/8) sebagai tanda telah selesainya pembangunan Garuda Wisnu Kencana (GWK). Pembangunan patung GWK tersebut sudah berlangsung sejak 28 tahun yang lalu.

Seniman Nyoman Nuarta mengaggas pembangunan patung ini sejak tahun 1989. Selain Nyoman, beberapa pejabat era Presiden Soeharto juga turut menggagas pembangunan patung raksasa ini. Mereka adalah Menteri Pariwisata, Pos, dan Telekomunikasi, Joop Ave; Menteri Pertambangan dan Energi, IB Sudjana; dan Gubernur Bali, Ida Bagus Oka.

Presiden Soeharto menyetujui proyek ini pada tahun 1990. Pada tahun 1997, Joop Ave melakukan ground breaking setelah lahan dibebaskan. Land art juga dikerjakan untuk mempercantik kawasan patung tersebut berdiri. Pada tahun 2000, pengelola mengadakan GWK Expo untuk mencari investor yang bersedia menanam saham.

Rencananya, taman wisata ini akan mempunyai luas 220 hektar. Namun, pemerintah hanya mampu membebaskan sekitar 60 hektar.

Krisis melanda pembangunan patung GWK tersebut sehingga Nyoman Nuarta harus menjual 80% sahamnya ke PT Alam Sutra Realty Tbk. Kewajiban Nyoman Nuarta setelah itu hanya menyelesaikan pembangunan patung.

Meskipun demikian, ground breaking ulang dilakukan pada 2013. Lokasi pembuatan patung pun dipindahkan dari Plasa Wisnu.

Patung GWK yang baru dibangun sejak tahun 2013. Berat GWK mencapai 3.000 ton dan tinggi 121 meter dari permukaan tanah. Dengan demikian, patung GWK lebih tinggi daripada patung Liberty di New York (93 meter).

Patung GWK merupakan patung tembaga terbesar di dunia. Patung yang dikerjakan dengan teknik pengelasan ini akhirnya selesai dibangun setelah empat kali ganti presiden.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here