Home Berita Pilihan Kalung Sehat Tanda Kurban Bebas Antraks

Kalung Sehat Tanda Kurban Bebas Antraks

SHARE
Ilustrasi sapi kurban (foto: jualansapi.com)
Ilustrasi sapi kurban (foto: jualansapi.com)

Karawang – Dinas Pertanian Kabupaten Karawang menandai hewan kurban yang sudah lolos pemeriksaan penyakit menular mulut dan kuku (antraks) dengan kalung sehat. Menurut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, Hanafi, pihaknya akan melakukan pengecekan di lapak-lapak penjualan hewan kurban mulai H-7 Iduladha.

Penyakit menular antraks yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis dan spora itu tidak ditularkan melalui kontak langsung dengan hewan pembawa penyakit kecuali hewan tersebut mengonsumsi makanan yang terpapar bakteri tersebut. Penularan antraks juga bisa melalui vektor lalat penghisap darah (misalnya tabanus SP) yang mengandung Bacillus anthracis.

“Penularan pada hewan hanya terjadi pada hewan herbivora seperti sapi, kerbau, kambing, domba, dan kuda serta burung unta,” kata Hanafi, dilansir Kompas.

Hewan terjangkit antraks biasanya menunjukkan gejala pembengkakan pada kulit. Hewan ternak juga dapat mati mendadak akibat pendarahan di otak, tidak seimbang, gigi gemertak, dan mati dengan lubang tubuh keluar darah.

Hanafi mengimbau kepada masyarakat untuk memperhatikan tanda kalung sehat pada saat membeli hewan kurban. Selain sehat, ternak yang sudah diberi kalung sehat sudah memenuhi syarat sebagai hewan kurban.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here