Home Dunia Asia Pasifik 42 Warga Korea Selatan Meninggal Akibat Gelombang Panas

42 Warga Korea Selatan Meninggal Akibat Gelombang Panas

SHARE
Ilustrasi Gelombang Panas
Ilustrasi Gelombang Panas

Seoul – Sebanyak 42 orang warga Korea Selatan dilaporkan tewas akibat gelombang panas. Jumlah tersebut sebagaimana dilaporkan oleh pihak berwenang sampai dengan Selasa (7/8).

Negeri Ginseng tersebut dilanda gelombang panas yang berlangsung sekitar 15 hari. Suhu udara selama gelombang panas lebih dari 35 derajat Celcius.

Menurut Korea Meteorological Administration (KMA), Rabu (8/9) adalah hari terpanas di Seoul. Suhu udara pada hari tersebut adalah 39,6 derajat Celcius dan merupakan suhu terpanas yang tercatat selama 111 tahun terakhir.

Antara tanggal 20 Mei hingga 6 Agustus, sekitar 3.438 orang dilaporkan datang ke Unit Gawat Darurat karena mengeluh kepanasan. Sebanyak 42 orang di antaranya meninggal dunia.

Menanggapi fenomena gelombang panas, Kantor Perdana Menteri Korea Selatan telah mengeluarkan perintah melarang pekerja di semua lokasi konstruksi bangunan untuk berhenti bekerja pada jam siang hari selama durasi suhu ekstrem. Pemerintah juga menyediakan cairan dan pendingin untuk 1.000 petani lansia.

“Para lansia dan mereka dengan kondisi sakit yang sudah ada sebelumnya, seperti asma dan gagal jantung, cenderung menghadapi kesehatan menurun karena cuaca,” ujar analis dari AccuWeather, Joel Myers, dilansir CNN Indonesia.

Dia mengatakan bahwa cuaca panas berlebihan dapat membuat orang terkena stroke, dehidrasi, migrain, kelelahan, kurang tidur, dan perubahan suasana hati. Konsentrasi juga dapat menurun karena perubahan cuaca ekstrem.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here