Home Berita Pilihan Cegah Pencurian, 4.000 Sapi di Lombok Dipasangi Mikrocip

Cegah Pencurian, 4.000 Sapi di Lombok Dipasangi Mikrocip

SHARE
Ilustrasi sapi (foto: http://jateng.dompetdhuafa.org)
Ilustrasi sapi (foto: http://jateng.dompetdhuafa.org)

Lombok – Bencana gempa bumi yang mengguncang Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Timur, tidak hanya dirasakan manusia saja. Hewan lainnya seperti hewan ternak juga turut menjadi korban. Bahkan, ancaman pencurian sapi semakin meningkat usai gempa.

Untuk menghindari hal tersebut, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumba Barat Daya, Rihimera A. Praing, memasang ribuan mikrocip ke sapi-sapi korban gempa. Mikrocip seukuran biji padi itu telah dipasang ke 4.000 ekor ternak sapi dan kerbau. Di bagian bawah kulit ternak, mikrocip tersebut dipasang dan akan bisa dideteksi melalui alat.

“Di daerah tetangga, yakni Sumba Tengah dan Sumba Timur, juga sudah mulai pasang alat ini,” kata Rihimera, dilansir Antara.

Rihimera mengaku mendapatkan ide penggunaan mikrocip setelah melihat tayangan di National Geographic. Dalam tayangan tersebut, hewan ikan paus dipasangi mikrocip agar dapat dilacak rutenya. Rihimera pun segera mencari tahu tentang mikrocip melalui internet.

Mikrocip tersebut menggantikan penggunaan tanda manual pada tubuh ternak. Sebelumnya, ternak ditandai dengan menggunakan cap atau dengan memotong telinga hewan tersebut. Namun, di masa sekarang, cara tersebut kurang efektif karena pencuri hewan ternak semakin canggih melancarkan aksinya.

Mikrocip tersebut bisa bertahan selama 25 tahun. Meskipun demikian, petugas akan tetap melakukan pemeriksaan secara manual.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here