Home Berita Pilihan 13 Orang Luka-luka dalam Bentrokan Massa Pro dan Kontra Jokowi

13 Orang Luka-luka dalam Bentrokan Massa Pro dan Kontra Jokowi

SHARE
Ilustrasi Unjuk Rasa
Ilustrasi Unjuk Rasa

Jakarta – Sebanyak 13 orang mengalami luka-luka karena bentrok di depan gedung DPRD Sumatra Utara pada Kamis (20/9) sekitar pukul 15.00 WIB. Mereka yang bentrok adalah massa pro dan kontra pemerintahan Presiden RI Joko Widodo.

Pada mulanya, aksi unjuk rasa dua kelompok massa ini berjalan damai. Namun, ada lemparan batu yang akhirnya memicu bentrokan di antara kedua kubu tersebut. Kabid Humas Polda Sumut, AKB Tatan Dirsan Atmaja, pada Kamis malam mengatakan bahwa petugas melihat lemparan batu dan aksi saling dorong sehingga berinisiatif untuk mengamankan para demonstran.

Korban luka-luka yaitu lima orang dari pihak aparat dan delapan orang dari massa. Ke-13 orang itu terluka karena terkena lemparan batu.

Pihak kepolisian sempat menangkap para mahasiswa yang terlibat demo. Namun, mereka sudah dipulangkan setelah sebelumnya dimintai keterangan.

“Mereka baru dapat dipulangkan sekitar pukul 8 malam,” kata Tatan, dilansir Tempo.

Massa pro Jokowi berasal dari Masyarakat Cinta NKRI. Mereka berdemo menyampaikan aspirasinya tentang apresiasi terhadap pemerintahan Jokowi. Saat mereka demo, muncul kelompok massa lain yang terdiri dari kalangan mahasiswa. Kelompok tersebut kontra pemerintahan Jokowi. Bentrokan diduga muncul setelah ada aksi pelemparan botol air mineral ke arah massa mahasiswa dari arah massa Masyarakat Cinta NKRI.

Video terkait perkelahian antara dua kubu massa ini menyebar luar melalui aplikasi perpesanan. Dalam video tersebut, terlihat seorang mahasiswa yang wajahnya berlumuran darah sambil berteriak marah. Dia merasa tidak terima karena aparat mengamankan kejadian dengan cara memukul.

Pihak kepolisian mengaku belum mengetahui dengan pasti penyebab bentrokan. Hingga saat ini, belum diketahui kubu manakah yang pertama kali melempar batu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here