Home Peristiwa Bencana Alam Masjid Tua Wani dan Makan Datu Karama Masih Kokoh Meski Diterjang Gempa...

Masjid Tua Wani dan Makan Datu Karama Masih Kokoh Meski Diterjang Gempa Tsunami

SHARE
Kondisi Masjid Tua Wani Pascagempa (foto: Kompas)
Kondisi Masjid Tua Wani Pascagempa (foto: Kompas)

Palu – Dua cagar budaya di Kota Palu, Masjid Tua Wani dan Makan Datu Karama, tetap berdiri kokoh meski gempa dan tsunami menerjang kota tersebut. Juru pelihara dua cagar budaya itu ditemukan selamat di pengungsian oleh tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Gorontalo.

Arkeolog BPCB, Faiz, pada Jumat (5/10), mengaku pihaknya tetap melakukan peninjauan di lapangan untuk mengetahui detil keadaan kondisi dan konstruksi bangunan-bangunan itu. Meskipun berada tepat di pesisir pantai, Masjid Tua Wani masih dalam keadaan baik. Hanya ditemukan retakan-retakan kecil di dinding dan lantai masjid.

Sementara itu, cagar budaya Makam Datu Karama yang berada di Kampung Lere juga tidak rusak parah.

“Makam Datu Karama (terletak) tidak jauh dari pusat tsunami,” kata Faiz, dilansir Kompas.

Pagar pembatas di dalam bangunan makam berusia ratusan tahun itu memang mengalami kerusakan ringan. Selanjutnya, BPCB Gorontalo akan melakukan konsolidasi berupa perkuatan bagian-bagian cagar budaya yang rusak. Kedua cagar budaya itu telah berusia ratusan tahun dan dianggap sebagai bukti masuknya agama Islam di Kota Palu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here