Home Peristiwa Bencana Alam Korban Gempa Sulawesi Tengah Hendaknya Direlokasi ke Wilayah Lain

Korban Gempa Sulawesi Tengah Hendaknya Direlokasi ke Wilayah Lain

SHARE
Dampak Gempa di Sulawesi Tengah (foto: Tribunnews)
Dampak Gempa di Sulawesi Tengah (foto: Tribunnews)

Jakarta – Warga korban bencana gempa dan tsunami di Donggala, Palu, dan Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, akan direlokasi ke wilayah pemukiman lain. Rencana ini diusulkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam konferensi pers “Update Tanggap Bencana Sulawesi Tengah” di Kantor BNPB, Jakarta, Minggu (7/10), mengatakan bahwa pemerintah akan mencari beberapa alternatif tempat relokasi. Setelah itu, para ahli akan memetakan potensi daerah-daerah tersebut.

“Kita tidak ingin masyarakat yang direlokasi di tempat yang sama bahayanya sehingga (mereka akan) ditempatkan di tempat yang lebih aman,” kata Sutopo, dilansir Berita Satu.

Daerah-daerah yang terjadi likuifaksi, kata Sutopo, sebaiknya tidak kembali dijadikan area pemukiman. Daerah tersebut sudah tidak aman bagi pemukiman karena material tanah telah berubah menjadi lumpur dan mudah menyebar akibat goncangan gempa. Likuifaksi memunculkan seolah-olah fenomena rumah berjalan seperti yang telah viral dalam video di media sosial beberapa waktu setelah gempa dan tsunami Sulawesi Tengah.

“Tempat itu diperuntukkan bukan untuk pemukiman tapi fasilitas publik, misalnya hutan kota, lapangan olahraga atau didirikan museum atau tempat pendidikan yang sifatnya umum agar masyarakat bisa belajar bahwa bencana di kota Palu bukan yang pertama terjadi,” ujarnya.

Sutopo menyebutkan bahwa Indonesia membutuhkan latihan tanggap bencana agar masyarakat siaga bencana. Museum penanda harus dibangun agar masyarakat teredukasi.

Hingga Minggu pukul 13.00 WIB, pengungsi dari Palu, Donggala, dan sebagian dari wilayah Sulawesi Tengah terdata sebanyak 62.359 orang di 147 titik atau mulai berkurang. Data korban meninggal terkini adalah sebanyak 1.763 jiwa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here