Home Berita Pilihan Baju Sumbangan Gempa Palu Diduga Sengaja Dibuang ke Bukit

Baju Sumbangan Gempa Palu Diduga Sengaja Dibuang ke Bukit

SHARE
Korban Gempa dan Tsunami di Palu Menerima Sumbangan Pakaian Pantas Pakai (foto: ANTARA)
Korban Gempa dan Tsunami di Palu Menerima Sumbangan Pakaian Pantas Pakai (foto: ANTARA)

Palu – Pakaian yang sedianya disumbangkan ke korban gempa dan tsunami Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, ditemukan teronggok berserakan di sebuah bukit di Kelurahan Balaroa. Ratusan pakaian layak pakai itu terlihat berhamburan di rerumputan yang dekat dengan tempat panjat tebing dan pusat kegiatan luar ruangan di kelurahan tersebut.

Menurut media Tempo yang meninjau lokasi, baju-baju itu ditemukan dalam keadaan berserakan pada Minggu (14/10). Beberapa pakaian tampak seperti habis terkena hujan. Pada Jumat (12/10), memang ada hujan mengguyur kota itu dari sore hingga petang hari.

Lokasi penumpukan baju tidak ditemukan di satu tempat saja. Lokasi pertama terletak sekitar 300 meter di belakang tenda pengungsian, dekat dengan sebuah pohon kelapa. Sementara itu, lokasi kedua berada kira-kira 50 meter dari lokasi pertama berdekatan dengan lokasi sekawanan kambing yang sedang merumput. Saat itu, terlihat ada lima ekor kambing yang sedang mencari makan.

Baju-baju tak bertuan itu beragam jenis dan ukuran. Ada pakaian untuk orang dewasa laki-laki orang dewasa perempuan, dan anak-anak. Sebagian besar pakaian masih dalam keadaan utuh namun kotor terkena cipratan lumpur.

Menurut dugaan Lurah Balaroa, Rahmansyah, pakaian-pakaian itu kemungkinan hasil sumbangan untuk korban gempa dan tsunami. Dia mengaku mengetahui ada sumbangan pakaian berkarung-karung untuk desanya.

“Ini saya baru lihat. Enggak tahu juga siapa yang membuang,” kata Rahmansyah, dilansir Tempo.

Rahmansyah juga mengaku telah menanyakan hal ini kepada masyarakat sekitar yang mengungsi di dekat pembuangan pakaian. Namun, mereka juga tidak tahu menahu asal pakaian-pakaian tersebut. Dari situlah, dia menduga bahwa baju-baju yang sebenarnya layak pakai itu dibuang oleh penduduk dari daerah lain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here