Home Berita Pilihan Kasus Suap Meikarta : Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin, Ditangkap KPK

Kasus Suap Meikarta : Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin, Ditangkap KPK

SHARE
Neneng Hasanah Yasin (foto: ANTARA)
Neneng Hasanah Yasin (foto: ANTARA)

Jakarta – Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin, ditangkap petugas Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) dan ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus suap proyek perizinan pembangunan Meikarta. Neneng adalah salah satu dari 10 pejabat yang terciduk operasi tangkap tangan KPK, Minggu (14/10).

Neneng diduga disuap uang Rp13 miliar oleh pengembang Lippo Group untuk proyek Meikarta yang berlokasi di Cikarang, Bekasi, Jakarta Barat. Namun, menurut Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, dalam jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Senin (15/10), baru terjadi penyerahan Rp7 miliar kepada Neneng melalui sejumlah pejabat di Pemerintahan Kabupaten Bekasi.

Penetapan Neneng sebagai tersangka oleh KPK disesalkan politisi Partai Golkar. Neneng menjabat sebagai Ketua DPD partai tersebut cabang Bekasi.

“Partai Golkar prihatin atas ditetapkannya Saudara Neneng Hasanah sebagai tersangka dalam dugaan keterlibatan suap proyek Meikarta di Kabupaten Bekasi,” kata Ketua DPD Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, Selasa (16/10), dilansir Kompas.

Padahal, Partai Golkar sudah mewanti-wanti agar kadernya tidak terlibat korupsi. Peringatan tersebut sudah dituangkan lewat penandatanganan pakta integritas.

Korupsi, kata Ace, dapat merusak citra Partai Golkar dan merusak kepercayaan rakyat dalam menghadapi Pemilu 2019 yang sebentar lagi akan dilaksanakan. Dalam kesempatan tersebut, Ace juga mengatakan bahwa Neneng telah dinonaktifkan dari jabatannya di partai.

Selain Neneng, KPK juga menciduk sejumlah pejabat tinggi dari pihak pemerintah dan swasta. Beberapa pejabat pemerintah antara lain berasal dari Dinas Pekerjaan Umum sebagai penerima suap dan pejabat Lippo Group sebagai tersangka pemberi suap.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here