Home Berita Pilihan 2 Dokter Gigi Bantu Identifikasi Korban Lion Air JT 610

2 Dokter Gigi Bantu Identifikasi Korban Lion Air JT 610

SHARE
Tim penyelam mencari kotak hitam Lion Air JT 610 (foto: Tribunnews)
Tim penyelam mencari kotak hitam Lion Air JT 610 (foto: Tribunnews)

Jakarta – Dua dokter gigi dikirim oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara untuk membantu identifikasi korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610. Dokter gigi tersebut adalah drg Monica Shinta dan drg Meta Yunia dari Balai Kesehatan Penerbangan Ditjen Hubud.

Kedua dokter gigi tersebut membawa data pemeriksaan gigi pilot, kopilot, dan kru kabin Lion Air JT 610. Mereka juga membantu tim DVI di Posko antemortem untuk membantu identifikasi jenazah-jenazah yang telah dievakuasi ke RS Polri.

“Saya harap kehadiran tim kami dapat membantu percepatan penanganan identifikasi korban sehingga pihak keluarga dapat segera membawa jenazah keluarganya untuk dimakamkan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perhubungan Udara, M. Pramintohadi, Jumat (2/10), dilansir Kompas.

Hingga Kamis (1/11), pukul 19.00, Tim Basarnas telah menerima 65 kantong jenazah. Tim Basarnas masih melanjutkan pencarian jenazah hingga saat ini.

Adapun satu jenazah yang telah teridentifikasi bernama Jannatun Cintya Dewi. Pegawai Kementerian ESDM ini diidentifikasi oleh Tim DVI RS Polri. Jenazah tersebut sudah diserahkan ke keluarga dan dimakamkan di Sidoarjo. Jawa Timur.

Kecelakaan Pesawat Lion Air JT 610 terjadi pada Senin (29/10) pagi. Sedianya, pesawat tersebut berangkat dari Cengkareng menuju Pangkal Pinang namun terjatuh di Tanjung Karawang, Jawa Barat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here