Home Dunia Amerika Camp Butte County Kebakaran, 200 Narapidana Bantu Padamkan Api

Camp Butte County Kebakaran, 200 Narapidana Bantu Padamkan Api

SHARE
Kebakaran hutan di California (foto: AFP)
Kebakaran hutan di California (foto: AFP)

Butte County – Kebakaran Camp di wilayah hutan di Butte County belum juga padam. Padahal, sekitar 4.500 hektar wilayah hutan di kawasan tersebut telah hangus terbakar.

Kebakaran yang pertama kali diketahui pada Jumat (9/11) itu telah menewaskan 42 korban. Sekitar 200 narapidana dari penjara di California turut dikerahkan untuk membantu Dinas Pemadam Kebakaran California memadamkan api.

Narapidana tersebut adalah anggota program relawan pemadam kebakaran dari Lembaga Pemasyarakatan dan Rehabilitasi California (CDCR). Lembaga tersebut bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran.

Menurut CNBC yang dilansir Kompas, para narapidana yang menjadi sukarelawan tersebut digaji 1 dolar Amerika Serikat  per jam dan dijanjikan pengurangan masa hukuman.

CDCR mengatakan bahwa mereka telah mengevaluasi para relawan narapidana itu dengan hati-hati.

“Para narapidana tersebut haruslah bebas dari perilaku kekerasan, meski tuduhan mereka berkaitan dengan tindak kejahatan kekerasan,” kata juru bicara CDCR.

Para narapidana yang ditahan karena kasus pembakaran, perkosaan, dan tidank pelecehan seksual dilarang mengikuti program ini. Para pendukung program ini mengklaim bahwa anggaran negara dapat dihemat hingga 100 juta dolar AS melalui program ini, Narapidana juga mendapatkan pengalaman kerja baru.

Meskipun demikian, ada pula kritik terhadap program ini. Pihak yang kontra berpendapat bahwa pengalaman bekerja sebagai relawan pemadam kebakaran tidak akan banyak membantu para tahanan untuk mendapatkan pekerjaan baru usai menjalani hukuman tahanan. Kritik lain menyebutkan bahwa program ini membahayakan hidup para narapidana.

Namun, David Fathi selaku Direktur Proyek Penjara Nasional di Serikat Pembebasa Sipil Amerika (ACLU), membantah bahwa program tersebut membahayakan hidup para narapidana. Para narapidana disebut telah membuat keputusan secara bebas, sukarela, dan tanpa paksaan ketika menjalani program ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here