Home Dunia Amerika Kebakaran di California Berhasil Dipadamkan 17 Hari Kemudian

Kebakaran di California Berhasil Dipadamkan 17 Hari Kemudian

SHARE
Kebakaran hutan di California (foto: AFP)
Kebakaran hutan di California (foto: AFP)

Paradise – Kebakaran di negara bagian California, Amerika Serikat, akhirnya berhasil benar-benar dipadamkan pada Minggu (25/11). Kebakaran paling mematikan dan merusak dalam sejarah California itu disebut sebagai Camp Fire dan mulai muncul pada (8/11) lalu.

Sebanyak 87 orang tewas dan 249 hilang menurut laporan terakhir. Dua korban tewas yang terakhir dilaporkan ditemukan di Paradise dan Magalia, sebelah barat Hutan Nasional Plumas.

Kebakaran ini membumihanguskan 14.000 rumah, 514 bangunan pusat bisnis, dan 4.265 bangunan lainnya. Luas lahan yang dilalap api mencapai 153.000 hektare.

Hujan dan angin kencang memaksa tim evakuasi untuk menghentikan pencarian jenazah sementara di Paradise pada Jumat (23/11) lalu. Pencarian kembali dilanjutkan usai kondisi angin kencang mereda.

Para warga telah diperbolehkan untuk kembali ke rumah masing-masing untuk memeriksa kerusakan rumah mereka. Sementara itu, Gubernur California Jerry Brown memperingatkan bahwa bahaya kebakaran besar semakin mengintai karena pemanasan global.

Sekitar Rp14,5 triliun akan dialokasikan selama lima tahun ke depan untuk mencegah bencana ini, Uang tersebut sebagian besar akan dipakai untuk kegiatan pendidikan dan supresi seperti membersihkan rumput dan vegetasi lainnya.

Meskipun demikian, untuk mengurangi bahaya sebelum api membesar, para pakar mendesak pemerintah untuk membatasi jumlah perumahan yang dibangun di hutan.

“Saya rasa orang-orang memikirkan jika ada cara untuk merancang paradise baru yang dapat terlihat seperti desa Eropa atau kota ski, dan tidak ada rumah di hutan,” ucap Cill Stewart dari Pusat Kehutanan University of California, dilansir Kompas.

Jika pemerintah AS tidak segera melakukan tindakan mengurangi emisi karbon, perubahan iklim akan menelan biaya ratusan miliar dollar AS setiap tahunnya hingga akhir abad ini. Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh otoritas AS.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here