Home Berita Pilihan Konsumsi Minuman Kedaluwarsa, 8 Siswa SDN Pengasinan II Keracunan

Konsumsi Minuman Kedaluwarsa, 8 Siswa SDN Pengasinan II Keracunan

SHARE
Ilustrasi Keracunan Makanan (U.S. Air Force photo illustration/Airman 1st Class Daniel Brosam)
Ilustrasi Keracunan Makanan (U.S. Air Force photo illustration/Airman 1st Class Daniel Brosam)

Bekasi – Delapan siswa SDN Pengasinan II, Kecamatan Rawa Lumbu, Bekasi, mengalami sakit perut, mual-mual, dan muntah-muntah usai mengonsumsi jajanan di kantin sekolah pada Selasa (4/12). Mereka mengaku membeli jajanan yang sama saat jam istirahat yaitu minuman sachet jenis Pop Ice Crispy Shake.

“Habis minum, mereka langsung mual-mual,” kata Guru SDN Pengasinan II, Tiur Basani Sihotang, Rabu (5/12), dilansir Kompas.

Siswa yang keracunan langsung dilarikan ke RS Hosana Medica, Kota Bekasi. Kasus tersebut kini ditangani Polsek Bekasi Timur.

Menurut Kapolsek Bekasi Timur, Kompol Agung, Pop Ice yang diminum kedelapan siswa diketahui sudah kedaluwarsa. Pada kemasan, tertulis bahwa minuman tersebut kedaluwarsa pada November 2018.

Para siswa membeli minuman tersebut dengan harga Rp3.000,00 per gelas. Lima dari delapan siswa yang keracunan itu membeli minuman dan berbagi dengan ketiga teman lainnya. Gejala keracunan tampak tak lama usai meminum minuman tersebut.

“Tiba-tiba beberapa saat kemudian siswa yang jajan minuman merasa lemas dan mual yang diduga keracunan jajanan setelah meminum Pop Ice. Setelah melihat kejadian, beberapa guru langsung mengamankan siswa,” ujar Agung.

Menurut Jaelani, orang tua RA (10), anaknya berangkat sekolah dalam keadaan sehat dan telah sarapan pagi. Namun, usai mengonsumsi minuman kedaluwarsa, anaknya sakit bahkan sempat kejang-kejang. Dia khawatir mengetahui anaknya kejang-kejang usai mengonsumsi minuman kedaluwarsa. Pasalnya, RA tidak memiliki riwayat kejang-kejang. Meskipun demikian, Jaelani kini sudah bisa bernapas lega setelah mengetahui anaknya telah dirawat secara intensif.

Menurut Kuasa Hukum SDN Pengasinan II, Samuel Stefan, pedagang minuman tersebut mendapatkan produk minuman Pop Ice dari seorang penjual yang menjualnya dengan harga murah. Lalai mengecek tanggal kedaluwarsa, pedagang minuman itu langsung membeli beberapa dus box Pop Ice rasa baru itu dan langsung menjualnya.

“Pedagang lalu menjual lima saset (gelas) namun tidak melihat masa kedaluwarsa produk tersebut. Dari keterangan yang diterima, minuman itu didapat dari sales dengan harga miring,” kata Samuel.

Pedagang minuman itu kini sedang diperiksa pihak Polsek Bekasi Timur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here