Home Berita Pilihan Polisi Selidiki Kasus e-KTP Kedaluwarsa Tercecer di Duren Sawit

Polisi Selidiki Kasus e-KTP Kedaluwarsa Tercecer di Duren Sawit

SHARE
llustrasi perekaman e-KTP (foto: Antara)
llustrasi perekaman e-KTP (foto: Antara)

Jakarta – Polres Metro Jakarta Timur saat ini sedang menyelidiki kasus e-KTP yang tercecer di sekitar Jalan Bojong Rangkong, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Sabtu (8/12). Kapolres Metro Jaktim, Kombes Pol Tony Surya Putra, pada Minggu (9/12) mengatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki apakah e-KTP tersebut dibuang secara sengaja atau tidak.

Saat ini, polisi sedang memeriksa saksi-saksi. Sudah ada setidaknya 10 saksi yang diperiksa di Satreskrim Polres Metro Jaktim. Saksi-saksi tersebut termasuk para staf Satuan Pelayanan Dukcapil Kelurahan Pondok Kelapa. Namun, polisi belum bisa menentukan pelanggaran hukum dari kasus ini.

E-KTP yang tercecer berjumlah sekitar 2.000 buah. Kartu Tanda Penduduk Elektronik itu dimasukkan ke dalam karung berukuran 20 kg. Dari banyak karung, 63 di antaranya ditemukan dalam keadaan rusak. Sebagian besar e-KTP sudah habis masa berlakunya pada tahun 2016, 2017, dan 2018.

Diduga, e-KTP itu belum sempat didistribusikan karena muncul kasus e-KTP.

“Tapi yang jelas ini benar keluaran Dukcapil yang harusnya dihancurkan karena sudah habis masa berlakunya,” ucap Tony, dilansir CNN Indonesia.

Masyarakat pertama yang menemukan ceceran e-KTP ini adalah anak-anak yang sedang bermain sepak bola di area persawahan Jalan Bojong Rangkong, Pondok Kopi, Duren Sawit. RW setempat melaporkan penemuan ini sekitar pukul 13.30 WIB.

Warga menemukan e-KTP dalam kondisi tidak terpotong-potong dan terisi dengan data pribadi warga. Beberapa e-KTP ditemukan dalam kondisi rusak dengan tulisan tidak terbaca. Mapolsek Duren Sawit melalui Kapolsek Duren Sawit, Kompol Parlindungan Sutasuhut, menghitung ada 1.706 e-KTP yang seluruhnya berasal dari Kelurahan Pondok Kelapa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here