Home Berita Pilihan Bug Perangkat Lunak Baru Dorong Google+ Ditutup Lebih Awal

Bug Perangkat Lunak Baru Dorong Google+ Ditutup Lebih Awal

SHARE
Kantor Google Indonesia (foto: google.com)Kantor Google Indonesia (foto: google.com)
Kantor Google Indonesia (foto: google.com)

Jakarta – Google akan menutup salah satu produknya, Google+, lebih cepat dari yang direncanakan semula. Alasannya, pihak Google menemukan bug perangkat lunak baru.

Google+ akan ditutup pada April 2019, empat bulan lebih awal dari rencana semula. Wakil Presiden Manajemen Produk G Suite, David Thacker Suite, menjelaskan bahwa program antarmuka (API) yang digunakan oleh pengembang untuk mengakses data Google+ akan dimatikan dalam waktu 90 hari. Keputusan ini dia rilis dalam sebuah postingan blog.

Dia mengaku ada implikasi untuk pengembang, Meskipun demikian, keputusan ini dibuat untuk memastikan perlindungan pengguna.

Google menemukan bug terbaru ini dalam sebuah pengujian rutin dan diperbaiki. Kerentanan yang disebabkan karena bug tersebut memengaruhi sekitar 52,5 juta pengguna. Bug tersebut memungkinkan aplikasi untuk melihat informasi profil seperti nama, usia, pekerjaan, dan alamat email meskipun pengguna menetapkan akses informasi tersebut hanya bisa dilihat dirinya sendiri (setelan pribadi).

Rencana penutupan Google+ sudah mengemuka pada Oktober 2018 silam. Jaringan sosial itu akan ditutup setelah memperbaiki bug yang mengekspos data pribadi 500.000 akun.

Audit keamanan menemukan bug yang memberikan akses aplikasi pihak ketiga dari data profil pribadi Google+ yang diset hanya untuk dibagikan dengan teman. Data pribadi yang bisa diambil terbatas pada bidang profil opsional. Namun, Google tidak menemukan bukti bahwa para pengembang aplikasi tersebut telah memanfaatkan bug.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here