Home Berita Pilihan Banjir Rusak 117 Rumah di Jeneponto

Banjir Rusak 117 Rumah di Jeneponto

SHARE
Kondisi Banjir Makassar (foto: Kompas)
Kondisi Banjir Makassar (foto: Kompas)

Jeneponto – Banjir besar melanda Provinsi Sulawesi Selatan. Sebanyak 117 rumah rusak berat di Kabupaten Jeneponto. Banjir setinggi empat meter itu juga menghanyutkan 56 unit rumah.

Pemerintah menetapkan tanggap darurat sampai tanggal 29 Januari 2019 atas musibah banjir ini. Banjir mengakibatkan akses jalan dan jembatan terputus.

Sementara itu, di Kabupaten Maros, banjir menggenangi 12 kecamatan dan mengisolir tiga kecamatan (Maros Baru, Bontoa, dan Bantimurung) hingga Jumat (25/1). Ketinggian air di Maros Baru mencapai 70 cm, Desa Borimansunggu dan Desa Borikamase di sebelah barat kecamatan terisolir.

“Kami butuh sembako dan keperluan bayi dan anak-anak seperti popok bayi dan selimut,” kata seorang korban banjir, Musdalifah, di Maros, Jumat (25/1), dilansir Berita Satu.

Hingga Jumat (25/1) pukul 12.00 WIB, korban tewas akibat banjir tercatat 59 orang, 25 orang hilang, 47 orang luka-luka, 3.481 orang mengungsi, dan 6.559 orang terdampak langsung. Kerusakan materi meliputi 10 jembatan; 16,2 km jalan, 12 rumah ibadah, 6 fasilitas pemerintah, 22 unit sekolah, dan dua pasar.

Saat ini, personel gabungan TNI/Polri dan Basarnas serta BPBD sedang fokus mengevakuasi warga yang terisolasi akibat banjir dan menyalurkan bantuan logistik. Mereka juga masih melakukan pencarian orang hilang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here