Home Berita Pilihan 489 Warga Dompu Jadi Korban Serangan Anjing Gila

489 Warga Dompu Jadi Korban Serangan Anjing Gila

SHARE
Ilustrasi pemberantasan rabies
Ilustrasi pemberantasan rabies

Mataram – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu menyatakan bahwa sudah ada 489 warga di Dompu, Nusa Tenggara Barat, yang menjadi korban gigitan anjing gila. Sebelumnya, pemerintah daerah setempat telah mengeluarkan instruksi KLB rabies.

Menurut Zainal Arifin, Senin (4/2), korban terus meningkat baik dari gigitan baru maupun dari gigitan lama. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu ini menginformasikan bahwa korban tersebar di tujuh kecamatan di Dompu. Kecamatan Kempo merupakan kecamatan terparah dengan korban 262 orang.

Sebanyak 462 dari 489 warga yang terkena gigitan anjing telah diberi vaksin anti rabies. Kasus ini telah memakan korban jiwa sebanyak empat orang.

Petugas Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu telah mengambil sampel dan melakukan vaksin terhadap hewan penular rabies agar penyebaran rabies tidak meluas. Mereka telah mengambil 72 sampel, 10 sampel anjing di antaranya dinyatakan rabies, 33 negatif rabies, dan 29 sampel belum dikirim atau diperiksa.

Petugas telah memberikan vakin terhadap 1.729 ekor anjing dan 59 ekor kucing. Petugas terpaksa mengeliminasi 524 ekor anjing dan enam ekor kucing agar rabies tidak menyebar.

Meskipun peralatan di lapangan terbatas, Zainal mengaku vaksinasi tetap jalan.

“Untuk vaksin, kami dapat bantuan dari pusat melalui Dirjen Peternakan Hewan Kementan RI sebanyak 3.000 dosis. Peralatan yang ada di kami masih sangat terbatas,” kata Zainal, dilansir Kompas.

Perlengkapan vaksinasi dan alat pengaman diri diakui Zainal masih minim karena tidak ada persediaan. Karena itulah, dia meminta kepada rekan petugas untuk selalu waspada dan memvaksinasi ternak yang berpemilik dan tidak berisiko. Vaksinasi juga sedikit terkendala karena sebagian besar hewan berpemilik berada di ladang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here