Home Tekno Internet Kominfo Minta Masyarakat Laporkan Penyebaran Video Penembakan di Selandia Baru

Kominfo Minta Masyarakat Laporkan Penyebaran Video Penembakan di Selandia Baru

SHARE

Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika meminta masyarakat untuk menghubungi aduankonten.id apabila menemukan konten terkait penembakan massal di Selandia Baru. Dalam siaran pers di situs Kominfo, Ferdinandus Setu selaku Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, mengimbau agar netizen dan masyarakat tidak menyebarluaskan konten tersebut.

“Baik dalam bentuk foto, gambar, atau video yang terkait penembakan brutal yang terjadi di Selandia Baru,” kata Ferdinandus, dilansir Tempo.

Penyebaran konten tersebut akan meluluskan salah satu tujuan para teroris yaitu membuat takut masyarakat. Konten kekerasan juga melanggar UU No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Setiap dua jam sekali, Kominfo akan memantau dan mencari situs dan akun dengan menggunakan mesin AIS. Mereka juga akan bekerja sama dengan Polri menelusuri akun-akun yang menyebarkan konten negatif.

Kominfo telah memblokir sedikitnya 500 postingan terkait penembakan di Selandia Baru yang beredar di internet dan media sosial sebagaimana diungkapkan Rudiantara di akun Twitternya,  Jumat (15/3). Rudiantara juga mengatakan bahwa mereka telah bekerja sama dengan platform media sosial dan instansi pemerintah. Sama seperti Ferdinandus, Rudiantara juga mengimbau agar masyarakat tidak menyebarkan video terorisme tersebut.